Category Archives: traveling

Owa-owa, Primata Romantis yang Nyaris Punah

Kata orang, kunjungilah tempat baru setidaknya setahun sekali. Tahun lalu, tempat yang saya kunjungi untuk pertama kali adalah Sumba dan Xiamen. Sumba karena pergi main sama Vira dan @t_ourjourneys, Xiamen karena #XiamenFamTrip bersama Xiamen Air.

Tahun ini, undangan pergi ke tempat baru datang dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement). Tak tanggung-tanggung, kami diajak ke komplek pabrik mereka yang ada di Tarjun. Kalau boleh jujur, pertama kali saya mendengar tempat bernama Tarjun ya dari Indocement. Desa kecil di wilayah Kelumpang Hilir ini terletak di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Ada dua pabrik besar di lokasi ini, yaitu Indocement, dan pabrik pengolahan minyak sawit yang cukup terkenal.

Lalu ngapain ke Tarjun?, – begitu pertanyaan yang saya terima dari teman-teman. “nengok bekantan”, begitu jawab saya sambil ketawa.

Continue reading

2 Comments

Filed under jalan-jalan, Kerja, kerjaan, traveling

Legian ; 15 Tahun Lalu & Sekarang

Salah satu kenangan yang paling menyenangkan dan melekat adalah saat alm ayah saya mengajak kami sekeluarga road trip ke Bali. Waktu itu rasanya belum ada yang namanya gaul-gaul di Seminyak, Batu Belig, apalagi Canggu. Ke Bali ya ke Kuta. Nginepnya ya di Legian.

Reminiscing the good old days, waktu terakhir ke Bali kemarin saya menyempatkan diri untuk menginap di Legian. The ONE Legian langsung jadi pilihan saya secara lokasinya strateheis, ada di tengah-tengah keramaian Legian.

Lalu apa perbedaan Legian 15 taun silam dan Legian sekarang?

Continue reading

2 Comments

Filed under hotel review, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

7 Kegiatan Asik Yang Bikin Pengen Pindah Rumah ke Wuyishan

Pagi ini saya baru saja menghabiskan bungkusan teh terakhir yang saya bawa dari Wuyishan, sebuah kota kecil berjarak 3 jam perjalanan dengan kereta cepat dari Xiamen. Iya, kunjungan kesana kemarin masih dalam rangkaian perjalanan #XiamenFamTrip bersama Xiamen Airlines.

Kereta yang membawa kami ke Wuyishan berangkat dari Xiamenbei jam 08.57 pagi. Begitu sampai di stasiun saya dan teman-teman cukup terpesona dengan besar dan bersihnya stasiun ini. Semuanya rapih pun, signage pun lengkap, besar-besar, pokoknya informatif. Ticketnya bisa dibeli online sekitar H-7 sebelum perjalanan dan supaya pasti kebagian memang sebaiknya book online daripada go show.

IMG_8393

Keretanya juga cakep banget. Semua tempat duduk bernomor sesuai yang tertera di ticket. Naik kereta yang dingin selama tiga jam tentu saja membuat saya laper. Pedagang makanan bolak balik menawarkan nasi kotak yang harum banget. Tentu saja saya tergoda. Akhirnya beli. Pas buka plastik, ternyata kereta tiba di Wuyishan. Akhirnya keluar stasiun menggeret koper sambil membawa nasi kotak. Untung enak banget, tak sia-sia susah-susah membawanya ke bis 🙂

IMG_9116

Tiba di Wuyishan, saya dan beberapa teman mulai rewel cari tempat ngopi. Walaupun bukan penggemar berat kopi, tapi duduk di coffee shop kayaknya sudah jadi kebiasaan saya. Tapi Pak Thomas, guide kami yang helpful dan baik hati itu bingung pula menanggapi pertanyaan kami,

Pak Thomas : “Tempat ngopi yaaa….hmmmm di mana yaaa. Kalau di Xiamen sih ada Starbucks, kalau di sini hmmm aduhh ga ada”

Saya : “Jangan Starbucks Pak, kita maunya kedai kopi local atau coffee shop lah gitu”

Pak Thomas : “aduh saya belum pernah lihat”

Lalu kalau nggak ada coffee shop, di Wuyishan ngapain dong?

Continue reading

1 Comment

Filed under jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Tijili Tanjung Benoa : Ide Bagus Untuk Liburan di Bali

Segitu sering bolak-bali ke Bali, sudah cukup lama saya nggak pergi ke area Tanjung Benoa. Pernah sekali karena nyasar, kemudian belum ada kesempatan untuk kembali ke sana lagi. Padahal pantai di Tanjung Benoa lumayan menyenangkan untuk berjemur, main air, dan tentu saja watersport kan ya. Kata orang, begitu mendengar kata “Benoa”, yang teringat pasti watersport.

Akhirnya kemarin saya memutuskan untuk menghabiskan malam di Tanjung Benoa. Kebetulan ke Balinya bawa Biyan pula, dia pasti senang kalau diajak menginap di hotel yang beach front.

Karena kadung jatuh cinta dengan Tijili Seminyak yang beberapa kali saya inapi, maka pas mau ke Tanjung Benoa, Tiji Benoa tentu saja jadi pilihan utama saya. Selain suka dengan konsep hotel dan designnya, saya suka kehangatan yang selalu saya rasakan di Tijili. Begitu sampai, langsung hasrat foto-foto dong ya

SAMSUNG CSC

Continue reading

2 Comments

Filed under Family, hotel review, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Karena Cirebon Tak Melulu Soal Empal Gentong

Masih ingat cerita saya soal program CSR Indocement yang nggak cuma urusan buang-buang duit aja itu? Kalau belom baca, silakan baca dulu di sini.

Nah, beberapa hari lalu saya mendapat undangan lagi untuk berkunjung ke Kompleks Pabrik Indocement. Kali ini yang di Cirebon, tepatnya di Palimanan. Tujuan kunjungannya masih sama, melihat program CSR Indocement di sana.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari stasiun kereta api Cirebon, kami tiba di Objek Wisata Banyu Panas. Banyu artinya air. Jadi sudah bisa ditebak, kurang lebih ini adalah tempat pemandian air panas. Objek wisata ini terletak di Kompleks Pabrik Palimanan. Kontribusi Indocement adalah membangun dan membantu mengelola tempat yang sering jadi tujuan wisata warga lokal ini. Diresmikan pada Oktober 2010, Objek Wisata Banyu Panas memiliki sarana antara lain kolam pemandian air panas bersuhu 38 derajat celcius, kolam berendam air panas, kamar mandi, musolla dan saung-saung untuk pengunjung bersantai.

IMG_0859

DSC07949

DSC07954

Continue reading

11 Comments

Filed under kerjaan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Gulangyu : Pulau Tanpa Mobil, Motor Bahkan Sepeda di Tenggara Cina

Ada satu tempat di Xiamen yang menurut saya memang perlu didekasikan dalam satu postingan khusus ; Gulang Island, atau sering disebut Gulangyu (yu = island), juga Kulangsu. Bagaimana kamu menyebutnya tak masalah. Yang menjadi masalah adalah kenapa Gulangyu menjadi istimewa dan di postingan ini kamu akan menemukan alasannya.

Attachment-1(1)

Continue reading

6 Comments

Filed under jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Xiamen : Kota Paling Romantis di China

Kalau boleh jujur, Xiamen tak ada di daftar tempat yang ingin saya kunjungi di negeri China. Guilin yang terkenal dengan keindahan alamnya ada di posisi nomer satu dan Shanghai yang terkenal vibrant itu ada di nomer dua. Maka waktu saya menerima undangan dai Xiamen Air dan Xiamen Municipal Bureau of Tourism untuk berkunjung ke sana, saya langsung sibuk browsing dan rasanya ingin langsung packing dan pergi. Padahal waktu itu visa aja belum jadi. Melihat Xiamen dari layar laptop membuat saya jadi tak sabar untuk melihatnya langsung.

Snapseed

Continue reading

22 Comments

Filed under Friends, jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling