CSR Bukan Cuma Soal Buang-buang Duit

Rabu lalu bersama beberapa teman-teman blogger lain saya menerima undangan untuk berkunjung ke Kompleks Pabrik Citeureup milik Indocement.

IMG_0338

(Difotoin Harris Maul)

Kabarnya, dalam satu kompleks ini aja ada 10 pabrik yang beroperasional, membuatnya disebut-sebut sebagai komplek pabrik semen terbesar sedunia. Sungguh wow.

Tapi tujuan kunjungan kemarin itu bukan mau inspeksi pabrik kok. Kami diajak Indocement untuk melihat beberapa upaya nyata membantu masyarakat sekitar kompleks pabrik melalui program CSR yang dilakukan Indocement.

Kunjungan kami ke sana diawali dengan halo-halo dari Bapak Pigo Pramusakti yang adalah Corporate & Public Communication Manager. Dari beliau kami tahu bahwa program CSR Indocement dilakukan secara berkesinambungan. Artinya, nggak ada cerita CSR hanya bagi-bagi uang tunai kemudian berhenti di situ. Program CSR Indocement dirancang sedemikian rupa sehingga dapat membantu masyarakat sekitar untuk dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Gimana caranya?

Sini simak

Continue reading

5 Comments

Filed under jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya

Xiamen : Kota Paling Romantis di China

Kalau boleh jujur, Xiamen tak ada di daftar tempat yang ingin saya kunjungi di negeri China. Guilin yang terkenal dengan keindahan alamnya ada di posisi nomer satu dan Shanghai yang terkenal vibrant itu ada di nomer dua. Maka waktu saya menerima undangan dai Xiamen Air dan Xiamen Municipal Bureau of Tourism untuk berkunjung ke sana, saya langsung sibuk browsing dan rasanya ingin langsung packing dan pergi. Padahal waktu itu visa aja belum jadi. Melihat Xiamen dari layar laptop membuat saya jadi tak sabar untuk melihatnya langsung.

Snapseed

Continue reading

13 Comments

Filed under Friends, jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Santai-santai di Bali : Kokonut Suites

Saat memilih hotel buat liburan, lokasi memang nggak selalu jadi prioritas utama. Karena kadang-kadang pergi liburan itu inginnya memang di tempat yang sepi. Jauh kemana-mana nggak masalah, makanan bisa pesan di hotel atau kalau nginepnya di kota besar, bisa GoFood, gampang aja.

Tapi kadang-kadang saat liburan kita pengen juga menginap di tempat yang deket kemana-mana. Yang mau cari makan tinggal ngesot, yang mau cari hiburan tinggal koprol. Yang kalaupun nggak bawa mobil sendiri pun masih gampang diakses dari mana-mana dan gampang pula pergi kemana-mana

Kokonut Suites yang lokasinya di Jl. Petitenget Bali adalah contoh hotel yang cocok buat liburan yang gampang kemana-mana. Gimana enggak, mau makan aja pilihannya banyak banget. Coba kita list ;

Continue reading

5 Comments

Filed under hotel review, jalan-jalan, life, Makan Minum, Saya, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Memanjakan Mata Sebelum Tidur di Yats Colony

Mengunjungi Yogyakarta saat weekday mungkin adalah keputusan paling pintar yang saya lakukan baru-baru ini. Menginap di Yats Colony adalah keputusan paling pintar nomor dua yang kemudian saya lakukan juga.

Dua tahun lalu saya menginap di salah satu boutique hotel yang katanya paling hipster se-Yogyakarta. Saat itu, seorang teman baik membisiki katanya akan ada hotel yang jauh lebih asik daripada yang saya inapi waktu itu. Setahun kemudian saya mendengar soal hotel bernama Yats Colony. Rupanya ini hotel yang dimaksud 🙂

Attachment-1

Continue reading

4 Comments

Filed under Friends, hotel review, jalan-jalan, life, Makan Minum, Sahabat, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Tempat Instagramable Baru di Yogyakarta : Pesanggrahan Rejowinangun atau Situs Warungboto

Kalau saja siang itu kami menyerah setelah google map dan waze mengarahkan kami ke Warung Boto yang lain, jelas saya nggak akan punya foto ini,

FullSizeRender

Sudah beberapa kali saya mendengar yang namanya Situs Warungboto. Baru belakangan saya tahu bahwa Warungboto adalah nama daerah. Jadi google map dan waze sih nggak salah-salah amat, tapi mereka mengarahkan saya dan teman-teman ke Warungboto yang lain.

Untung saja Kang Motulz punya ide cemerlang untuk mencari jalan dengan satellite view di google map dengan perhitungan, kan namanya situs bentuknya pasti beda ama rumah biasa ya. Eh bener aja, langsung ketemu. Dari pinggir jalan Veteran (area Umbulharjo) terlihat situs ini dari arah atas. Tanya punya tanya, ternyata pintu masuknya nggak dari situ, arahan dari seorang bapak-bapak yang siang itu sedang asik ngopi di warung kopi begini “lurus aja, nanti ada belokan ke kiri, setelah belok ada gapura hijau, masuk situ, ada tulisan Situs Warungboto sekalian tempat parkirnya”

DSC04660

Continue reading

3 Comments

Filed under Cinta, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Glamping. Camping Tapi Mewah di Trizara

Berlibur atau sekedar berakhir pekan di Bandung memang selalu menarik. Ngopi, belanja, makan enak, jalan-jalan, ngangon anak, semuanya bisa dilakukan dengan mudah (dan murah) di Bandung. Murah apa engganya sebenernya ya tergantung pilihan kamu juga sih ya 🙂

Dan asiknya, selalu ada yang baru di Bandung. Dari makanan, tempat ngopi, sampai tempat menginap. Belakangan ini lagi ngetrend yang namanya Glamping, atau Glamour Camping. Udah tau dong maksudnya apa. Iya, camping tapi minus kerepotan-kerepotan yang biasa kamu temui saat camping beneran. Misalnya urusan kamar mandi, urusan tempat tidur dan urusan-urusan lain.

Ada beberapa pilihan tempat untuk Glamping di Bandung. Salah satunya adalah Trizara Resort yang berlokasi di area Lembang. Tempatnya pas karena dingin-dingin ala campingnya dapet banget!

FullSizeRender

Continue reading

Leave a comment

Filed under Family, Friends, hotel review, jalan-jalan, Saya, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Menginap di Lumbung, di Hotel Vila Lumbung

foll

Tak banyak hotel yang mengingatkan saya akan masa kecil dulu. Soalnya, hotel-hotel sekarang rata-rata bergaya minimalis, atau chic, atau hipster, atau edgy-edgy gimana gitu. Sementara hotel-hotel jaman saya kecil dulu banyaknya berbentuk bungalow, yang satu unit bisa buat berbanyakan, yang kamar mandinya bessaaaaaaar dan satu hal yang selalu saya ingat adalah ada meja+kursi di teras kamarnya. Waktu saya kecil dulu, almarhum ayah saya sering banget mengajak kami ke Pangandaran, dan di meja yang ada di teras kamar kami selalu ada suguhan teh manis hangat + kue-kue menjelang sore.

Selepas Trip of Wonders kemarin-kemarin, saya menyempatkan diri extend di Bali dan menginap di Hotel Vila Lumbung. Sudah cukup malam waktu saya tiba di sana. melalui proses check in yang cepet dan nggak pake lama, saya diantar ke kamar melewati kebun besar. Yes, nginepnya beneran di lumbung, persis seperti namanya.

Persis seperti hotel-hotel dari masa kecil saya dulu, ada satu set meja kursi di teras kamar saya. Kamarnya besar, bahkan ada satu kamar ekstra berisi satu daybed besar plus meja kerja.

DSC03282

(pssst kusuka size ranjangnya yang gede banget itu)

Continue reading

2 Comments

Filed under hotel review, jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya, traveling