Category Archives: Friends

Yakin Belum Tua?

Satu tahun belakangan ini mungkin satu tahun yang paling cepat dari tiga puluh delapan tahun hidup saya. Tak terasa 2017 ini tahu-tahu hampir menginjakkan kaki di paruh pertamanya.

Banyak hal terjadi di satu tahun belakang ini ; saya berhenti kerja, memulai pekerjaan-pekerjaan freelance yang kadang menyenangkan kadang nyebelin, mengisi hari-hari saya dengan antar mengantar Biyan les ini itu, kadang yang dianternya cemberut karena lagi capek pulang sekolah kok ya disuruh les katanya. Kadang mamanya sabar hanya mengelus kepala “yang semangat Nak, kan les nanti yang pinter kamu-kamu juga”. Kadang cuma pengen diem trus turunin anak rewel di pinggir jalan. Ini beneran. Tapi tentu saja tak pernah terjadi,

Continue reading

9 Comments

Filed under Cantik, Family, Friends, Just a Thought, Kesehatan, life, Plurk, Saya, Saya, dan Saya

Malam Jumatan di Budaraa, Bandung

Ini adalah cerita menginap di area Dago Atas pas malem Jumat. Area tepatnya di dekat-dekat Dago Tea Huis itu lho, iya yang banyak rumah tua dan banyak pohonnya itu.

Continue reading

Leave a comment

Filed under Friends, jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Ngantuk Yang Nggak Kelar Kelar

Sewaktu masih mengantor dulu (mmmm sebenernya sampai sekarang juga sih), saya sering sekali mengantuk di kantor. Sampai mau reply email rasanya pengen merem dulu 3 menit saja. Belom lagi kalaiu diajak meeting, haaaaah rasanya pengen bawa sleeping bag ke ruang meeting. Belom lagi meetingnya abis jam makan siang, tambah ngantuk tuk tuk tuk.

Tadinya sempat aneh, kok ngantuk melulu padahal saya nggak doyan begadang. Boro-boro begadang. Dulu jam 9 malem udah masuk selimut. Pagi pun nggak pernah pagi-pagi amat bangunnya. Sementara beberapa dari kita sudah menuju kantor, saya jam 6 pagi itu baru bangun tidur. Jadi kalau ditotal-total, saya tidur rata-rata 9 jam per hari. Kurang tidur dari Hongkong??

Continue reading

23 Comments

Filed under Cantik, Friends, Info Aja, kerjaan, Kesehatan, life, Saya, Saya, dan Saya

Toleransi yang Teori Bukan yang Praktek

Malam itu, 4 November 2016 saya sedang ada di Bali, dan anak saya satu-satunya si Biyan ada di rumah, di Bandung. Suasana berlibur saya diwarnai dengan intip-intip timeline twitter dan berita-berita seputar aksi (katanya) damai yang terjadi di Jakarta selepas salat Jumat. Lepas maghrib, berita-berita  mulai mencekam. Aksi (katanya) damai kemudian dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan dan tindakan kriminal di jalanan dan sempat terlintas kabar bahwa sayangnya (lagi-lagi) bawa-bawa urusan etnis Cina.

Continue reading

33 Comments

Filed under Cinta, Family, Friends, Saya, Saya, dan Saya

Bukan Cuma Kamu Yang Perlu Dandan

Salah satu tanda ketuaan kedewasaan yang paling gampang dilihat dan dirasakan adalah saat saya mulai malas pergi-pergi ke luar rumah kalau nggak penting-penting amat dan inginnya bermalas-malasan di rumah saja, apalagi kalau si Biyan, anak saya semata wayang itu ada di rumah juga. Berpelukan sepanjang hari rasanya nggak nolak.

Karena semakin betah di rumah, saya juga mulai mengalokasikan budget belanja saya untuk mendandani rumah. Kalau tadinya asal ada aja ; kursi, sofa, meja makan beserta segala perabotan rumahnya, sekarang saya mulai mencoba membuat segala sesuatu yang ada di rumah lebih enak dipandang.

Maka ketika saya mendengar kabar bahwa HIAS – sebuah gerai yang menyediakan aneka barang pengisi rumah dari barang-barang besar macam sofa, meja makan dll sampai ke perlengkapan makan, perlengkapan mandi, perlengkapan dapur sampai pernak pernik penghias rumah macam bunga, jam dinding dan masih banyak lagi – membuka toko pertamanya di Supermall Karawaci, saya langsung mengarahkan mobil kesana.

fullsizerender

Continue reading

4 Comments

Filed under Cantik, Friends, Info Aja, life, Saya, Saya, Saya, dan Saya

Tempat-tempat Asik di Belitung, Palembang, Bandung dan Lombok

Karena satu dan lain hal (ya mostly sih karena emang doyan), saya kebetulan lagi banyak jalan-jalan ke beberapa kota di Indonesia. Dari jalan-jalan ini kemudian saya menandai beberapa tempat yang karena menarik kemudian meninggalkan bekas dan kenangan yang manis di hati sekaligus saya tandai untuk akan dikunjungi lagi kalau saya punya kesempatan untuk datang ke kota itu lagi.

Ada yang karena dikunjungi bersama orang-orang tersayang kemudian jadi istimewa. Ada yang karena sudah lama sekali ingin saya datangi kemudian akhirnya terwujud, ada pula yang malah belum pernah saya dengar nama dan ceritanya tapi begitu berbekas di hati.

Ikuti terus cerita ini kalau kamu penasaran tempat-tempat apa saja yang saya maksud ya

Continue reading

6 Comments

Filed under Friends, jalan-jalan, Kerja, life, Saya, Saya, dan Saya, traveling

9 Hal Yang Bikin Jatuh Cinta Di dan Pada Nusa Penida

Setelah saya menuntaskan penasaran dengan mengunjungi Nusa Lembongan akhir tahun 2015 lalu, saya kemudian memutuskan kalau Nusa Penida harus jadi tujuan selanjutnya kalau saya ke Bali lagi. Tidak terwujud memang, karena waktu itu saya malah jalan-jalan ke Bali bagian Timur yang ternyata oh menyenangkan juga.

Oh kalau kamu ingin baca-baca soal Nusa Lembongan, Ceningan dan Penida, silakan mampir ke tulisan saya di TripCanvas yang berisi panduan cara pergi, menginap di mana dan makan apa di sana.

Lalu ketika ada sedikit pekerjaan yang mesti saya selesaikan di Bali, saya langsung menyusun rencana untuk kabur ke Nusa Penida.

Continue reading

15 Comments

Filed under Cinta, dan Saya, Friends, jalan-jalan, life, Saya, Saya, dan Saya