Tag Archives: Indocement

Owa-owa, Primata Romantis yang Nyaris Punah

Kata orang, kunjungilah tempat baru setidaknya setahun sekali. Tahun lalu, tempat yang saya kunjungi untuk pertama kali adalah Sumba dan Xiamen. Sumba karena pergi main sama Vira dan @t_ourjourneys, Xiamen karena #XiamenFamTrip bersama Xiamen Air.

Tahun ini, undangan pergi ke tempat baru datang dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement). Tak tanggung-tanggung, kami diajak ke komplek pabrik mereka yang ada di Tarjun. Kalau boleh jujur, pertama kali saya mendengar tempat bernama Tarjun ya dari Indocement. Desa kecil di wilayah Kelumpang Hilir ini terletak di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Ada dua pabrik besar di lokasi ini, yaitu Indocement, dan pabrik pengolahan minyak sawit yang cukup terkenal.

Lalu ngapain ke Tarjun?, – begitu pertanyaan yang saya terima dari teman-teman. “nengok bekantan”, begitu jawab saya sambil ketawa.

Continue reading

1 Comment

Filed under jalan-jalan, Kerja, kerjaan, traveling

Local Hero = Super Hero

Bukan pertama kali saya mengikuti kegiatan menengok area di mana PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) melaksanakan kegiatan CSR-nya. Saya bersama teman-teman blogger lain pernah diajak ke objek wisata Bayu Panas dan menengok Kampung Batik Ciwaringin di Cirebon. Di objek wisata Bayu Panas, Indocement membantu melengkapi fasilitas di sana agar dapat mengundang lebih banyak wisatawan dan menghasilkan pendapatan tambahan bagi kas pendapatan daerah. Kemudian Indocement juga membantu pengembangan Batik Ciwaringin agar lebih banyak dikenal masyarakat. Dari penyediaan modal, pelatihan, pembentukan koperasi sampai pembuatan patennya. Kemudian di Citeureup, kami diajak melihat bagaimana Indocement berupaya menjaga kelestarian alam di area eks tambang, juga membantu pengelolaan sampah rumah tangga sehingga menjadi aneka barang yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. 

Kalau boleh jujur, kunjungan terakhir ke Desa Jati Endah Kecamatan Cilengkrang beberapa hari lalu adalah kunjungan paling menarik dan membuat decak kagum. Bukan karena lokasinya yang nggak bikin saya harus menyetir jauh-jauh ke Citeureup atau berkereta ke Cirebon kok, tapi lebih ke semangat penduduk Desa Jati Endah yang menyambut kami dengan senyum hangat dan segudang cerita. Juga pastel, pisang molen, kue mangkok, tahu bulat dan lain-lain. 

IMG_5527.JPG

Continue reading

5 Comments

Filed under jalan-jalan, kerjaan, Saya, Saya, dan Saya

Karena Cirebon Tak Melulu Soal Empal Gentong

Masih ingat cerita saya soal program CSR Indocement yang nggak cuma urusan buang-buang duit aja itu? Kalau belom baca, silakan baca dulu di sini.

Nah, beberapa hari lalu saya mendapat undangan lagi untuk berkunjung ke Kompleks Pabrik Indocement. Kali ini yang di Cirebon, tepatnya di Palimanan. Tujuan kunjungannya masih sama, melihat program CSR Indocement di sana.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari stasiun kereta api Cirebon, kami tiba di Objek Wisata Banyu Panas. Banyu artinya air. Jadi sudah bisa ditebak, kurang lebih ini adalah tempat pemandian air panas. Objek wisata ini terletak di Kompleks Pabrik Palimanan. Kontribusi Indocement adalah membangun dan membantu mengelola tempat yang sering jadi tujuan wisata warga lokal ini. Diresmikan pada Oktober 2010, Objek Wisata Banyu Panas memiliki sarana antara lain kolam pemandian air panas bersuhu 38 derajat celcius, kolam berendam air panas, kamar mandi, musolla dan saung-saung untuk pengunjung bersantai.

IMG_0859

DSC07949

DSC07954

Continue reading

11 Comments

Filed under kerjaan, Saya, Saya, dan Saya, traveling

CSR Bukan Cuma Soal Buang-buang Duit

Rabu lalu bersama beberapa teman-teman blogger lain saya menerima undangan untuk berkunjung ke Kompleks Pabrik Citeureup milik Indocement.

IMG_0338

(Difotoin Harris Maul)

Kabarnya, dalam satu kompleks ini aja ada 10 pabrik yang beroperasional, membuatnya disebut-sebut sebagai komplek pabrik semen terbesar sedunia. Sungguh wow.

Tapi tujuan kunjungan kemarin itu bukan mau inspeksi pabrik kok. Kami diajak Indocement untuk melihat beberapa upaya nyata membantu masyarakat sekitar kompleks pabrik melalui program CSR yang dilakukan Indocement.

Kunjungan kami ke sana diawali dengan halo-halo dari Bapak Pigo Pramusakti yang adalah Corporate & Public Communication Manager. Dari beliau kami tahu bahwa program CSR Indocement dilakukan secara berkesinambungan. Artinya, nggak ada cerita CSR hanya bagi-bagi uang tunai kemudian berhenti di situ. Program CSR Indocement dirancang sedemikian rupa sehingga dapat membantu masyarakat sekitar untuk dapat meningkatkan taraf hidup mereka.

Gimana caranya?

Sini simak

Continue reading

11 Comments

Filed under jalan-jalan, Saya, Saya, dan Saya