Sampah yang Berguna (jelas bukan ngomongin mantan)

Setelah dua kali kunjungan ke Kompleks Pabrik Indocement baik di Citeureup maupun di Cirebon dan mengamati langsung realisasi program CSR yang dicanangkan oleh pabrik semen terbesar di Indonesia ini, akhirnya minggu lalu saya diajak ke pabriknya untuk melihat proses pembuatan semen. Sudah kutunggu-tunggu lama, akhirnya undangan itu datang juga. Penasaran karena kabarnya di pabrik yang menghasilkan 4,4 juta ton semen per tahunnya ini sudah full menggunakan mesin dan semua proses produksi dipantau dari ruang kontrol saja.

A01D302E-FC77-4F11-AF3C-AA32FE45C43E-16527-00000D83A2AE2476

Kunjungan kami diawali dengan penjelasan pentingnya menggunakan safety shoes dan helm proyek selama berada di kompleks pabrik (lama-lama kulihat cocok juga helm proyek ini di kepala, apa jadiin signature style aja gitu?). Bukan cuma mendengar penjelasannya aja, kami juga disediakan sepatu, helm dan rompi yang mesti dipakai selama kunjungan.

1ac8f763-ac05-40d2-9c3d-1c4bb46bbd56

(difotoin @harrismaul)

a542b357-9dd9-475b-a0a8-cd9fce6213ad

Bagian kompleks pabrik yang pertama kami datangi disebut Plant 14 yang merupakan plant terbarunya Indocement. Pembangunan dimulai tahun 2013 dan telah diresmikan pada bulan Oktober tahun 2016 lalu. Tak heran semua peralatannya nampak canggih dan membuat mata awam saya cukup tercengang.

IMG_2312

Gambar di atas adalah tempat raw material dihancurkan secara vertikal. Hasilnya kemudian dipanaskan dalam kiln bersuhu 1.400 derajat celcius ini. Dengan panjang 90 meter dan diameter 6 meter, selama proses produksi kiln ini akan berputar terus

IMG_2278

Dari pabrik canggih yang mempraktekkan efisiensi energi terkini ini dihasilkan 360.000 kantong per hari. Nggak usah dibayangkan bisa membangun berapa rumah, bayangkan aja berapa besar pabriknya. Namun yang membanggakan dari pabrik ini bukan hanya hasil produksinya tapi juga komitmennya untuk menggunakan fasilitas produksi yang ramah lingkungan.

Indocement memang dikenal akan upayanya untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan hidup. Di Citeureup, saya melihat sendiri bagaimana mereka berupaya untuk menghasilkan Alternative Fuel and Raw Material (AFR) yang kemudian digunakan sebagai bahan bakar atau bahan baku alternatif. Tidak hanya di Citeureup saja, semua pabrik Indocement yang ada memang sudah dikondisikan untuk dapat menggunakan bahan bakar alternatif dalam proses produksinya.

Lalu dari manakan bahan baku alternatif ini berasal?

Ya dari sampah yang dihasilkan di sana. Baik sampah atau limbah pabrik sampai sampah rumah tangga dari rumah-rumah yang ada di sekitar pabrik. Dari ban bekas sampai serbuk gergaji, dari kertas bekas sampai plastik bekas, semua dikumpulkan di area Plant 7 dan 8 untuk kemudian diolah menjadi bahan bakar alternatif itu tadi. Melihat tumpukan sampah memang bukan hal yang menyenangkan, namun mengetahui bahwa gunungan sampah-sampah itu bisa digunakan dan berguna kembali tak urung membuat kami kagum.

Kami kemudian diajak ke tempat di mana sampah-sampah ini dikeringkan sebelum dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif.

IMG_2315

Proses ini disebut bio drying, yaitu proses pengolahan sampah dengan metode co-processing. Caranya adalah dengan menutup sampah dengan terpal khusus atau disebut membran cover khusus yang berfungsi untuk mengurangi tingkat kadar air sampah. Kalau sebelumnya mengandung 60% air, setelah di-cover dengan terpal tersebut, kadar airnya turun menjadi 20%.

IMG_2316

IMG_2317

Hasil dari proses bio drying berupa refused derived fuel (RDF) yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar alternatif itu tadi. Jadi tak hanya mengurangi sampah yang ada, Indocement bahkan sudah mampu membuat sampah-sampah ini berguna kembali. Tak hanya itu, Indocement terus berupaya meningkatkan teknologi dan pengetahuan perihal pengelolaan sampah agar semakin banyak sampah yang bisa digunakan kembali.

Setelah berkunjung ke Pabrik Indocement di Citeureup dan Cirebon, apakah kemudian kunjungan selanjutnya akan ke Kompleks Pabrik Tarjun di Kalimantan Selatan? Kita tunggu sajaaa

7b664350-4fbb-48f9-99b5-c2c94dd94833

(sesi foto wajib bersama @ainunchomsun dan @blanthik_ayu)

2 responses to “Sampah yang Berguna (jelas bukan ngomongin mantan)

  1. simbok

    aku suka konsep zero waste-nya. harusnya bisa dipraktekin dalam skala kecil, rumah tangga gitu gak sih?

  2. Pingback: Local Hero = Super Hero | Kata Shasy.......

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s