Tag Archives: anak anak

Ngajarin Toleransi : Nonsense.

Setiap memasuki bulan puasa selalu aja ada perdebatan soal harus engganya menutup tempat makan di jam puasa. Bertahun-tahun menu pembicaraannya soal ini melulu. Kayak nggak pernah ada jalan keluar atau kita memang senang memperdebatkan hal-hal beginian.

Taun ini perdebatan ini semakin seru karena adanya berita soal warung di Serang, Banten yang dirazia satpol PP karena berjualan di saat orang-orang puasa. Video satpol PP mengangkut panci wadah si ibu berjualan tersebar di mana-mana, dan tentu saja menarik simpati orang. Beberapa teman di twitter memprakarsai pengumpulan dana yang dalam waktu 36 jam berhasil mencapai nilai 200juta sekian. Luar biasa.

Continue reading

21 Comments

Filed under Cinta, Family, Just a Thought, life, Saya, Saya, dan Saya

Yang Sehat Alami Untuk Yang Sedang Menyusui

Menyusui tak pernah jadi perkara mudah. Di tengah usaha untuk mengembalikan kondisi tubuh ke kondisi pra melahirkan, kita sebagai ibu tau-tau disodorkan seorang bayi yang harus disusui. Menurut pengalaman saya, menyusui itu melelahkan, secara rohani maupun secara rohani.

Tapi melelahkan bukan berarti tidak menyenangkan, bukan? Saya menikmati proses menyusui anak semata wayang saya walau memang tidak selama ibu-ibu yang lain. Saya selalu kagum sama mereka yang berhasil melewati tahap ASI eksklusif dan bertahan di tengah sulitnya proses menyusui.

Continue reading

1 Comment

Filed under Kesehatan, life, Saya, Saya, dan Saya

Menyepi Bareng Sepi Saat Nyepi di Bali

Ya iya namanya Nyepi ya pasti sepi. Tapi taukah kamu betapa riuhnya sehari sebelum nyepi di Bali? Semua tempat makan penuh, supermarket dipenuhi turis-turis yang tau bahwa keesokan harinya mereka nggak bisa lagi belanja dan makan-makan di luar.

Tahun ini saya memutuskan ingin coba yang namanya Nyepi di Bali bersama beberapa orang teman meskipun rencana liburan kali ini lumayan dapat banyak tanggapan serupa “hah? ke Bali pas Nyepi? Ngapain? Kan nggak bisa ngapa-ngapain?”

“hah? yang di Bali aja biasanya Nyepi-escape kok ya lu malah terbang ke Bali”

dan ratusan (mulai lebay) pertanyaan lainnya yang kami tanggapi dengan senyum-senyum simpul seperti abg baru dapat salam dari gebetannya.

Continue reading

13 Comments

Filed under Cinta, jalan-jalan, life, Saya, Saya, Saya, dan Saya, traveling

Asik-asik Menebar Kebencian 


(foto nyolong paksa dari Google) 

Tadinya tentu saja saya nggak mau ikut-ikutan membahas soal LGBT dan ini itunya. Kan udah banyak yang bahas di tv, udah ngeblog, udah kultwit, udah twitwar segala macem. 

Trus kenapa dong akhirnya gatel juga ikut nulis? 

Continue reading

11 Comments

Filed under Family, Just a Thought, life, Saya, Saya, Saya, dan Saya

Kenapa Biyan Boleh Punya Gadget Sendiri?

Saya nggak ingat persis kapan, tapi sejak kecil Biyan memang punya gadget untuk dirinya sendiri. Artinya, dia nggak perlu menunggu saya atau ayahnya pulang kantor untuk meminjam handphone kami. Sementara banyak orang tua yang ‘mengharamkan’ anak bermain gadget, saya justru memberikan kebebasan untuk Biyan bermain dengan gadgetnya sendiri. Kenapa?

Continue reading

19 Comments

Filed under Family, life

Perlengkapan Perang Anti Kecewa

Anak kita lahir tanpa persiapan untuk dikecewakan. Orang tuanya juga kok. Siapa juga yang dari lahir siap kecewa? Ndak ada. Kalau kemudian kita bisa biasa-biasa aja menghadapi situasi saat dikecewakan, toh karena banyak latihan. Banyak contoh kasus sehingga lama-lama jadi biasa. Continue reading

6 Comments

Filed under Cinta, Family

WARNING

Kemaren itu ya, diajak sama si Bos buat visit mall. Biasalah, cek cek ombak gitu, buat perbandingan. Jadi terdamparlah kita di sebuah tempat belanja barang2 hi tech kayak notebok, kompie, dll gitu lah.

Nah, pas sampe depan satu toko, saya tertarik banget sama stiker gede dengan latar belakang kuning dan tulisan item yang jelas banget tulisannya…..

Continue reading

8 Comments

Filed under (Semoga) Lucu