Postingan kali ini pasti akan menyinggung banyak orang. Wih disclaimer dulu aja daripada nanti diomelin ya kan. Gapapa sesekali berbeda pendapat karena yang sama terus mah seragam anak SD di hari Senin.
Udah lama mau nulis soal ini, baru sempat sekarang aja, dan kebetulan kemarin ada lagi triggernya, waktu lagi ngopi di sebuah tempat kopi terkenal dan terkemuka di Bandung, andalan orang-orang Bandung untuk ngopi pagi dan andalan untuk ngajak turis karena memang kopinya selalu enak dan atmosphere-nya yang Bandung banget. Pas lagi bayar eh ada kotak berisi drip bag, sebagai si tukang ngopi tiap pagi mengandalkan drip bag, saya pun bertanya “berapa mas ini drip bag-nya?” “Oh gratis kok Bu, tinggal tulis google review aja”. Saya pun menyimpan kembali drip bag dalam kotak. Sebagai informasi, bila dijual satuan, drip bag ini harganya berkisar antara Rp. 12.000 – 15.000an
Iya bener dugaan kamu, saya mau nulis soal google review yang dibarter dengan produk. Tentu saja bukan cuma tempat kopi itu yang menawarkan barter produk dengan google review. Ada banyaaaaaaak yang melakukannya. Termasuk beberapa teman yang juga kebetulan punya usaha F&B, ehem.
Ada yang dituker ice cream, ada yang dituker diskon, macam-macam deh. Sekali waktu saya pernah makan malam di sebuah restoran Jepang yang lumayan mewah. Pas pesan edamame, waiternya menyodorkan mangkok edamame pada saya dan pas saya mau ambil dia bilang gini “Kak, edamame ini gratis kalau kakak kasi google review atau follow instagram kami”. Trus gesture-nya kayak ga mau kasi mangkok kalau ga diiyain kita mau kasi google review atau follow instagramnya : )))). Sampai harus saya bilang “saya beli aja edamamenya”.
Boleh bilang sombong, tapi buat saya review itu nilainya jauh lebih tinggi daripada free dessert, atau diskon, atau freebies lainnya. Namanya review, mestinya ya berdasarkan pengalaman yang kita alami saat kita membeli produknya BUKAN harga yang kita tukar untuk gratisan.
Sepenting itukah yang namanya google review?
Sebagai tukang dagang, I’d say iya. Makanya banyak pengusaha F&B yang mau keluarin biaya untuk ngasih kamu gratisan supaya kamu mau kasi review. Kalau dianggap ga penting ya ngapain ngeluarin biaya untuk ngasi gratisan bukan? Temen bukan sodara apalagi.
Yang berdagang juga pasti pernah jadi customer dong yah. Nah gimana kalau pas lagi googling tempat makan trus isi review-nya bintang 5 semuanya dan ternyata karena gratisan eskrim? Jadi di mana lagi dong kita cari review yang jujur?