Monthly Archives: May 2015

Kenapa Harus @lokal_id dan Bukan yang Lain

Mau cerita soal Hotel Lokal yang lagi hits di Jogjakarta itu, yang sempet jadi omong-omongan karena tempatnya asik dan yang gambar-gambarnya sempat mewarnai timeline Instagram karena designnya memang sangat instagram-esque gitude.

Continue reading

4 Comments

Filed under Saya, Saya, dan Saya

Daripada Jadi Penyakit

Kita merasa diri lebih baik daripada orang lain. Percayalah saya pun merasa begitu. Setiap lihat ibu-ibu yang lari-lari di playground nyuapin anaknya, saya mencibir dalam hati sambil membatin “salah sendiri anaknya ga diajarin kalau makan itu harus duduk bukannya lari-lari”. Ketika saya melihat perempuan lain yang lagi susah parkir, saya kemudian berbangga hati karena saya dikenal jagoan kalo parkir mobil.

Kemudian saya kena batunya sendiri. Saya menemui ada beberapa orang yang merasa kalau saya ini bukan istri yang baik karena saya tidak pernah mencuci dan menyetrika baju suami saya. Saya kemudian dibilang bukan ibu yang baik karena saya sering ninggalin Biyan untuk main sendiri. Baik itu duduk-duduk lama di cafe sendirian, atau pergi ke Jakarta karena urusan kerjaan (kemudian dibarengi main-main), atau bahkan kadang-kadang saya suka pergi main ke Bali, misalnya tanpa mengajak Biyan.

Continue reading

8 Comments

Filed under Saya

Mengintip Sunrise (sekaligus Borobudur) dari Puthuk Setumbu

Ada yang bilang Puthuk Setumbu, ada yang bilang Punthuk Setumbu. Berhubung mirip-mirip, pilih yang mana aja yang enak buat kamu.

Kalau saja nggak perlu bayar ratusan ribu untuk mengintip sunrise dari borobudur, tempat ini mungkin ga bakal didatangi banyak orang seperti sekarang. Yes, termasuk saya. Belum pernah sih, tapi saya denger, untuk melihat sunrise dari Borobudur, kita harus bayar Rp. 150.000 untuk wisatawan domestik dan Rp. 300.000 untuk wisatawan asing. Mayan mahal kan ya. Lagipula ngintip sunrise kan ga asik kalau sendirian, nah mau abis berapa jadinya?

Continue reading

10 Comments

Filed under Saya