Tag Archives: Derawan

Jangan Nolak Kalau Diajak ke Derawan

Bukan Shasya kalo postingannya ga terlambat. Kali ini cerita jalan-jalan ke Derawan kemarin. Sebelum meneruskan cerita, nanti saya dikasih tips apa kek gitu biar ga telat mulu nih postingannya, terutama postingan soal jalan-jalan karena ujung-ujungnya banyak yang udah lupa pas mau ditulis karena kelamaan.

Liburan Lebaran kemarin, seperti tiga per empat warga Path saya pergi liburan. Tumben karena biasanya saya nggak suka pergi saat Lebaran, biasanya tiket kemana-mana mahal, dimana-mana penuh. Tapi kali ini karena ajakan yang sudah saya ceritakan sebelumnya disini, maka pergilah saya ke Derawan.

Sebelum Derawan, tentu kita mampir dulu di Balikpapan kan. Tadinya sih mau langsung-langsung aja karena toh Balikpapan bukan tujuan utama, tapi kemudian tergoda dengan cerita enaknya Kepiting, maka kami memutuskan untuk stay 1 malam di Balikpapan, demi nyari makanan enak. Cerita soal enaknya makanan di Balikpapan udah saya ceritain lengkap disini . Ada Kepiting (tentunya), Bubur Samarinda, dan Soto Banjar yang kemudian jadi kesukaan saya.

Besok paginya kami terbang ke Berau dari airportnya Balikpapan yang cakep itu. Dan sampai Berau, juga terpesona sama airportnya yang lumayan keren buat ukuran kota sekecil itu. Kalau dibandingkan dengan airport di Bandung, duh :D.

Bandara di Berau

Bandara di Berau

Dari Berau kami menempuh 3 jam perjalanan pake mobil menuju dermaga sebelum menyeberang ke Derawan. Di tengah perjalanan sempat berhenti makan siang (yang agak telat) dan ternyata cuma satu-satunya tempat jualan makanan sepanjang perjalanan dari bandara ke dermaga.

Sampai di Derawan, jujur aja saya agak kaget. Tempatnya tidak seindah yang saya lihat di foto. Bahkan di pesisir pantainya banyak sampah, sayang banget, padahal lautnya biru banget dan adanya water cottage bikin pemandangannya makin asik.

Derawan

Derawan

Derawan sendiri buat saya hampir seperti Pangandaran dengan skala yang lebih kecil, di belakang pantai dan jejeran cottage, ada satu jalan utama yang penuh dengan yang jualan makanan, jualan baju, dan sewa sepeda. Makanannya asik-asik, banyaknya sih seafood tapi untuk yang alergi atau ngga suka seafood, banyak juga yang jualan Ayam, Gado-gado, sampai Indomie. Yang langsung jadi favorit saya adalah Jagung Bakar, tiap malem harus beli meskipun sebelumnya beres makan Seafood.

Pemukiman di belakang pantai Derawan

Pemukiman di belakang pantai Derawan

Naik sepeda keliling pulau adalah salah satu hiburan yang harus dikerjain selama di Derawan. Sewa sepeda 20ribu per 1,5 jam. Tadinya saya pikir kok mahal ya, mengingat di Gili Trawangan sewa sepeda seharian sampe besokannya aja cuma 35 ribu. Tapi mendapati Biyan kesenengan naik sepeda disana, 20 ribu rasanya oke-oke aja, ketambahan sepedanya banyak yang baru, so it was ok. Jadi inget setaun lalu waktu saya liburan berdua Biyan ke Penang, dia masih harus dibonceng bonceng sampai mamanya kecapean secara anaknya gendut kan yah. eh di Derawan kemarin dia kan sudah bisa naik sepeda sendiri, sepedaan berdua jadi makin seru ๐Ÿ™‚

Kiri : Penang, Kanan : Derawan

Kiri : Penang, Kanan : Derawan

.

Hiburan lainnya di Derawan, tentu saja melihat penyu bertelur. Malam terakhir kami disana akhirnya berhasil nontonin satu ekor penyu yang lagi asik bertelur. Dalam semalam, penyu bisa bertelur sampai ratusan butir, telurnya ‘diamankan’ petugas konservasi biar ga menetas ga ketauan, lalu dimakan ikan atau binatang lain ketika tukik (anak penyu) mencoba balik ke laut.

.

Hiburan lain di Derawan? Tentu saja berjemur ๐Ÿ™‚

IMG_7962

Ke Derawan tentunya tidak lengkap tanpa mengunjungi 3 pulau lain yang terkenal satu paket dengan Derawan itu : Sangalaki, Kakaban, dan Maratua. Oh ada tambahan satu lagi, Pulau Gusung yang kalau pas pasang dia menghilang alias terendam air laut. Masing-masing pulau cantiknya lain-lain. Liat deh cantiknya Sangalaki hari itu,

Di Sangalaki juga ada resort tempat menginap. kalau kamu lebih suka suasana yang lebih sepi, Sangalaki lebih cocok untuk bermalam dibanding Derawan. Kalau saya menemukan seekor penyu bertelur di Derawan, di Sangalaki katanya bisa ada 40 ekor penyu bertelur dalam satu malam. Saya sih kebayangnya kalau jalan bisa sampe kesandung2 kali ya. Selain jemur-jemuran asik, anak-anak kota ini kesenengan liat tukik yang baru pada menetas,
IMG_7636
Tukiknya memang lucu menggemaskan sih ya ๐Ÿ™‚

(fotonya punya Diani)

(fotonya punya Diani)

Kemudian Kakaban, pulau yang jadi istimewa karena di tengahnya ada danau dimana ada jellyfish yang karena tidak beracun maka bisa diajak berenang-renang. Lucunya, pas nyebur sih ngejar2 ubur-ubur, tapi pas mereka nempel di kaki trus malah kaget. Banyak yang nanya “jellyfish nya susah dicari ga? banyak ga?”. Jellyfish nya banyak banget sampe nggak usah dicari! Ukurannya ada yang gede, ada yang kecil-kecil.

Yang harus dilakukan di Kakaban selain main sama jellyfish? Tentu saja motret jembatan dermaga yang fenomenal itu. (fenomenal dalam arti difoto dan diupload oleh semua orang :D)

IMG_7815

Tadinya sih dari Kakaban kita mau langsung ke Maratua tapi katanya ombaknya nggak memungkinkan jadi kita mampir sebentar di Pulau Gusung. Pulau ini sih nggak ada apa-apa, cuma asik aja buat foto-foto, tidur-tiduran, dan ngeliatin sunset.
IMG_7788
IMG_7793
IMG_7807

Untung masih punya satu hari untuk sengaja mengunjungi Maratua, yang ternyata adalah yang paling cantik diantara pulau-pulau yang lain. Ada resortnya juga kalau kamu mau nginep disini. Lain kali mungkin perlu dicoba sengaja nginep di Maratua, 2 hari aja. Asik juga kan kalau tiap bangun pagi pemandangannya kayak begini

IMG_7878
IMG_7875

Yang bisa dikerjain di Maratua selain foto-foto? Berjemur lagi tentunya :). Yang doyan snorkeling, juga bisa disini, beneran tinggal loncat aja dari dermaganya.

IMG_7902

IMG_7972

Berhubung perjalanan ini asik-asik aja alias banyak rencana yang muncul di tengah jalan, maka selain foto-foto dan menikmati Maratua Resort yang cakep itu, kita juga sewa mobil pick up dan kemudian menyusuri hutan menuju daerah Payung-Payung dimana udahnya kita nemu yang namanya Goa Jimangku. Duduk di pick up, makan nasi kotak sambil ketabok-tabok ranting pohon memang memberikan pengalaman tersendiri, asik banget. Sebelum sampe Goa Jimangku, kita jalan di pesisir pantai yang langitnya sebiru foto-foto yang biasa kamu liat di kartupos.

IMG_7932

Goa Jimangku kemudian ‘dinobatkan’ Biyan sebagai tempat paling asik selama jalan-jalan kemarin. Gimana ga asik kalau bisa berenang di laguna kayak gini,

IMG_8044
Untuk menambah kadar keasikannya, saya sempet loncat dari atas, mungkin jaraknya 6 meteran. Tadinya sempet ngeri sih, tapi ngebayangin nyeselnya kalo nggak loncat, ya loncat juga akhirnya. Oiya ini fotonya punya Diani juga.

Di perjalanan pulang menuju Maratua Island, saya mendapati pemandangan ini dari pick up yang melaju lumayan kencang

IMG_7942

Oya, di jalan menuju Maratua, boat sewaan kami sempet berhenti di tengah karena tiba-tiba banyak lumba-lumba bermunculan! Huah seru banget. Sebenernya saya lebih seru mengamati muka Biyan ketika lumba-lumba itu muncul. Dia teriak-teriak kesenengan, boat sampe mau oleng rasanya. Waktu dulu diajak liat lumba-lumba, manatee dan segala macem di River Safari Singapore rasanya nggak kayak begitu girangnya. Memang lain sih liat binatang di kebun binatang dan di habitat aslinya ya ๐Ÿ™‚

IMG_8020

Biar postingan ini lebih berguna daripada sekedar bikin pengen ke Derawan dan pulau-pulau lain itu tadi, ini adalah beberapa tips alias #lifeguide kalau kamu berencana pergi kesana :

1. Kalau kamu nggak tahan laper atau bawa anak kecil, bawa bekal makanan (roti dll) di tasmu, karena di beberapa tempat kita bisa susah cari makanan.
2. Kalau kamu suka tempat yang rame dan cari apa-apa gampang, menginaplah di Derawan. Pilihan tempat nginepnya banyak macamnya, dari cottage sampai homestay, harganya tentu beragam juga.
3. Di Derawan nggak ada ATM (kecuali ATM Bank Kaltim), jadi bawalah uang yang cukup buat makan dan jajan-jajan disana
4. Harga baju di Derawan agak mahal dan kualitasnya biasa banget, jadi kalo ga kepaksa atau kepingin bawa buat suvenir, sebaiknya sih jangan beli disana.
5. Kalau males bawa toiletries, selama perlu yang standar-standar kayak sabun shampoo dll sih disana ada.
6. Kalau sewa boat sendiri (atau ikut tour), pastikan sudah pergi dari pagi, sayang waktu yang terbuang kalo saling tunggu-tunggu. Percayalan yang paling asik dari pergi ke Derawan adalah kegiatan Island Hoppingnya, pergi kesiangan artinya bisa-bisa kehilangan kesempatan mengunjungi pulau-pulau cantik di sekitar Derawan.
7. Pergi rame-rame tentu akan lebih ekonomis dibanding pergi sendiri, soalnya sewa boat sehari kan lumayan mahal, jadi mendingan bayar rame-rame toh?

Wuih, postingan blognya pake tips segala kayak udah ahli jalan-jalan aja :D.

4 Comments

Filed under Saya, Saya, dan Saya

Saya Mau ke Derawan, Kamu Mau Ikut?

Beberapa bulan yang lalu, teman saya, Penny sempet share satu link youtube. Biasanya saya males nih buka-buka link yang belum tau isinya apa. Tapi waktu itu saya tau Penny lagi liburan di satu tempat yang asik banget dan saya menikmati semua foto yang dia posting di Path.

Penasaran videonya tentang apa ?

Sini deh

Cakep kan? Musik di videonya pas banget lagi ya. Belakangan saya ‘kenalan’ sama yang bikin videonya, ternyata beliau adalah orang di balik belajardiving.com.

Derawan, nama yang agak terngiang-ngiang di telinga saya selama beberapa bulan terakhir. Pengen kesana, jelas tapi belum kebayang pergi sama siapa dan kemana aksesnya. Bisa aja sih googling, tapi berhubung memang belum ada rencana pasti, maka hasrat pengen ke Derawan ini terlupakan sejenak.

Lalu tau-tau ada mention di twitter, dari @FigihEqi. Katanya dia mau ngajak saya (dan Biyan) ke Derawan! Nggak cuma Derawan, tapi juga akan keliling-keliling 3 pulau cantik di sekitarnya : Maratua, Sangalaki, Kakaban, dan terakhir tambah Gusung.

Pucuk dicinta ulam tiba ini sih namanya. Sejak itu saya banyak browsing soal Derawan, dan tiap kelar browsing, saya rasanya tak sabar memutar jam biar waktu agak cepat bergerak menuju 1-3 Agustus, waktu saya (dan Biyan) akan berangkat ke Derawan.

Beberapa hari yang lalu, @FigihEqi sempet memberi semacam ‘kultwit’ tak resmi di timeline, tentu masih soal Derawan. Figih cerita soal penyu yang bertebaran di Derawan, bahkan katanya dari jendela cottage kita akan bisa liat penyu-penyu sebesar meja berkeliaran. Mau liat penyu berkeliaran sih gampang aja, asal bangun pagi karena aktivitas ini biasanya berlangsung dari subuh hingga pagi menjelang. *pasang alarm dari sekarang*

Yang paling menarik dari tawaran @FigihEqi tentu saja aktivitas island hoppingnya,ย  di Pulau Kakaban kita akan nemu satu danau yang tengahnya berisi ubur-ubur yang tidak beracun. Bisa berenang disitu cin! Dari sekarang saya udah bayangin ekspresi muka Biyan yang pasti keseruan berenang sama ubur-ubur. Katanya sih saking asiknya main sama ubur-ubur kita akan lupa kalau kita nggak bisa berenang. Semoga yang udah bisa berenang nggak jadi lupa caranya berenang aja sih.

Cantiknya Kakaban, difoto oleh @wowadit

Cantiknya Kakaban, difoto oleh @wowadit

 

Kakaban yang lagi cantik-cantiknya, foto oleh @wowadit

Kakaban yang lagi cantik-cantiknya, foto oleh @wowadit

Saya nggak sabar menginjak Maratua, yang katanya Maldives-nya Indonesia itu lho. Pengen buruan tiduran di bawah bintang, pengen ikutan mancing langsung dari dermaga cottage, pengen jemuran sampe bego, dan yang pasti pengen foto-foto tiada akhir!

Maratua Island

Maratua Island, fotonya kiriman @FiqihEgi

Berhubung ini opentrip, kamu juga bisa ikutan. Kalau kamu ada akun twitter, mention aja @FigihEqi untuk tanya-tanya ini itunya, kalau kamu ga punya akun twitter, email ajalah ke eqi_fiqih@yahoo.com. Dia bisa juga dihubungi di BB 25fd027c atau diteror di telpon 082336610151.

Oh ini ada beberapa foto kiriman @FigihEqi yang akan bikin kamu tambah pengen ikutan open trip ini ๐Ÿ™‚

Harga paketnya sendiri Rp. 3.150.000, termasuk apa-apanya, kamu bisa simak di gambar di bawah ini. Yang jelas belum termasuk adalah tiket pp dari tempatmu ke Balikpapan. Beruntunglah kamu yang rumahnya nggak jauh-jauh dari Balikpapan, jadi lebih mudah aksesnya ๐Ÿ™‚

Untitled-1000

Eh ternyata tulisannya lumayan kecil. Sini deh saya tulisin lagi ya ๐Ÿ™‚

Jadi, harga Rp. 3.150.000 itu udah termasuk :

1. Ticket PP Balikpapan-Berau-Balikpapan

2. Mobil Bandara Berau-Pelabuhan PP

3. Makan

4. Speed boat untuk keliling pulau

5. Tour Maratua, Kakaban, Sangalaki dan Gusung

6. Welcome Drink

7. Ticket masuk pulau

8. Guide Assistance

9. Free snorkeling

10. Dan tentu saja, Water Cottage (1 kamar isi 2 orang).

Seperti biasa, yang tidak termasuk adalah : Pengeluaran pribadi, laundry dan any donation, juga local guide.

Kalau kamu punya anak kecil, ajak yuk, saya ngajak Biyan karena katanya Derawan menyenangkan dan aman buat anak kecil, puskesmas aja ada kok. Biyan sih nggak sabar pengen liat penyu bertelur katanya, sementara mamanya nggak sabar ngajak dia berenang sama ubur-ubur, yay!

YUK IKUT YUK ๐Ÿ˜‰

oh by the way, thanks ajakannya, @FigihEqi, thanks foto2 cakepnya, @wowadit. Semoga dengan postingan ini duaduanya dapet pasangan, lagi pada single fighter, bukan?

 

13 Comments

Filed under Family, Saya, Saya, dan Saya